Perkembangan Psikologi Anak usia Dini (Materi Tarbiyah)

Posted by anharul ulum

Emosi berasal dari kata emetus atau emovere  yang berarti mencerca, yaitu sesuatu yang mendorong terhadap sesuatu. Menurut Crow & Crow (Sunarti, 2001: 1) “emosi merupakan suatu keadaan yang bergejolak dalam diri individu yang berfungsi atau berperan sebagai inner adjustment terhadap lingkungan untuk mencapai kesejahteraan dan keselamatan individu”. Emosi merupakan perasaan atau gejala psikis yang bersifat subjetif yang umumnya berhubungan dengan gejala-gejala mengenai dan dialami dalam kualitas senang atau tidak senang dalam berbagai taraf.
Emosi anak  berbeda dengan emosi dengan anak yang lebih tua atau orang dewasa karena adanya faktr maturasi dan belajar. Ciri khas emosi anak yang membuatnya berbeda dari emosi dewasa menurut Sunarti (2001: 11), yaitu :
Ø  Emosi yang kuat; anak kecil bereaksi dengan intensitas yang sama baik terhadap situasi remeh maupun serius.
Ø  Emosi seirng kali tampak, anak sering kali memperlihatkan emosi mereka meningkat dan mereka menjumpai bahwa ledakan emosional sering kali mengakibatkan hukuman, mereka belajar untuk menyesuaikan diri dengan situasi yang membangkitkan emosi. Kemudian mereka mengekang ledakan emosi mereka atau bereaksi dengan cara yang lebih dapat diterima.
Ø  Emosi bersifat sementara, peralihan yang cepat pada anak-anak kecil dari tertawa kemudian menangis atau dari marah ke tersenyum, atau dari cemburu ke rasa sayang, merupakan akibat dari tiga faktor.
  • Emosi adalah perasaan yang ada pada dalam diri kita dapat berupa perasaan yang kuat . Perasaan benci, takut , marah senang cinta senang dan kesedihan . Macam macam perasaan tersebut adalah gambaran dari emosi. Goleman (441) menyatakan bahwa emosi merujuk pada suatu perasaan atau pemikiran serta rangkaian kecendrungan untuk bertindak .
  • Emosi bagi anak disebabkan kemampuan ini mewarnai kegiatan anak. Selayaknya warna memiliki banyak macamnya dan warna tersebut akan memberikan efek. Warna tersrbut akan memberikan efek. Warna tersebut akan indah bila yang mewarnai mampu mewarnai, sehingga yang di warnai menimbulkan efek indah dipandang dan nyaman untuk dinikmati, menurut Sarlito Wirawan, S. dalam buku syamsu yusuf Emosi merupakan “ Setiap keadaan pada diri seseorang yang di sertai warna efektif baik pada tingkat lemah (Dangkal) maupun pada tingkat yang luas (Mendalam).
  • Dalam pengertian diatas, di kemukakan bahwa emosi itu merupakan warna efektif yang menyertai setiap keadaan atau perilaku individu, yang dimaksud wrna efektif ini adalah perasaan. Perasaan tertentu yang di alami oleh anak pada saat menghadapi (menghayat). Suatu situasi tertentu. Contohnya gembira, bahagia, putus asa, terkejut, benci (Tidak Senang) dan sebagainya.
Emosi anak berbeda dengan emosi orang dewasa atau orang tau, hal itu di sebabkan faktor kematangan dan faktor belajar perkembangan emosi yang berbeda, anak memiliki jenis karakteristik, jenis emosi yang unik terlebih ketika adanya kesesuaian dengan ekspresi di luar beberapa perubahan fisik yang tampak dari ekspresi perasaanya.
Menurut Golemanada beberapa jenis emosi yang memang sering muncul pada diri anak, Pertama, amarah., Beringas., Mengamuk, benci, marah besar, jengkel, kesal hati terganggu, rasa pahit, berang, tersinggung, bermusuhan dan paling hebat yakni tindak kekerasan. Kedua, Kesedihan, Perih, Sedih, Muram, Melankolis, Mengasihani, diri, kesepian, Ditolak, Putus Asa, dan dapat menjadi depresi berat. Ketiga, Rasa Takut, Cemas, takut, Gugup, Khawtir, Was-was Perasaan takut sekali, Waspada, tidak tenang dan dapat menjadi phobia serta panik. Keempat, Kenikmatan InderawiTakjub, Terpesona, Terpenuhi, Kegirangan Luar biasa dan senang sekali Kelima, Cinta, Penerima, Persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat, bakti, Hormat, Kasih. Keenam, Terkejut, Takjub, Terpanah,. Ke Tujuh. Jengkel Hina Jijik, Muak Benci, Tidak Suka, Mau Muntah, Kedelapan, Malu, Rasa salah, Malu Hati, Kesal Hati, Sesal Hati, Hina, Aib, Dan Hati Hancur, Jenis emosi itu timbul sesuai dengan rangsangan yang di terima anak.

Emosi berasal dari kata emetus atau emovere  yang berarti mencerca, yaitu sesuatu yang mendorong terhadap sesuatu. Menurut Crow & Crow (Sunarti, 2001: 1) “emosi merupakan suatu keadaan yang bergejolak dalam diri individu yang berfungsi atau berperan sebagai inner adjustment terhadap lingkungan untuk mencapai kesejahteraan dan keselamatan individu”. Emosi merupakan perasaan atau gejala psikis yang bersifat subjetif yang umumnya berhubungan dengan gejala-gejala mengenai dan dialami dalam kualitas senang atau tidak senang dalam berbagai taraf.
Emosi anak  berbeda dengan emosi dengan anak yang lebih tua atau orang dewasa karena adanya faktr maturasi dan belajar. Ciri khas emosi anak yang membuatnya berbeda dari emosi dewasa menurut Sunarti (2001: 11), yaitu :
Ø  Emosi yang kuat; anak kecil bereaksi dengan intensitas yang sama baik terhadap situasi remeh maupun serius.
Ø  Emosi seirng kali tampak, anak sering kali memperlihatkan emosi mereka meningkat dan mereka menjumpai bahwa ledakan emosional sering kali mengakibatkan hukuman, mereka belajar untuk menyesuaikan diri dengan situasi yang membangkitkan emosi. Kemudian mereka mengekang ledakan emosi mereka atau bereaksi dengan cara yang lebih dapat diterima.
Ø  Emosi bersifat sementara, peralihan yang cepat pada anak-anak kecil dari tertawa kemudian menangis atau dari marah ke tersenyum, atau dari cemburu ke rasa sayang, merupakan akibat dari tiga faktor.
  • Emosi adalah perasaan yang ada pada dalam diri kita dapat berupa perasaan yang kuat . Perasaan benci, takut , marah senang cinta senang dan kesedihan . Macam macam perasaan tersebut adalah gambaran dari emosi. Goleman (441) menyatakan bahwa emosi merujuk pada suatu perasaan atau pemikiran serta rangkaian kecendrungan untuk bertindak .
  • Emosi bagi anak disebabkan kemampuan ini mewarnai kegiatan anak. Selayaknya warna memiliki banyak macamnya dan warna tersebut akan memberikan efek. Warna tersrbut akan memberikan efek. Warna tersebut akan indah bila yang mewarnai mampu mewarnai, sehingga yang di warnai menimbulkan efek indah dipandang dan nyaman untuk dinikmati, menurut Sarlito Wirawan, S. dalam buku syamsu yusuf Emosi merupakan “ Setiap keadaan pada diri seseorang yang di sertai warna efektif baik pada tingkat lemah (Dangkal) maupun pada tingkat yang luas (Mendalam).
  • Dalam pengertian diatas, di kemukakan bahwa emosi itu merupakan warna efektif yang menyertai setiap keadaan atau perilaku individu, yang dimaksud wrna efektif ini adalah perasaan. Perasaan tertentu yang di alami oleh anak pada saat menghadapi (menghayat). Suatu situasi tertentu. Contohnya gembira, bahagia, putus asa, terkejut, benci (Tidak Senang) dan sebagainya.
Emosi anak berbeda dengan emosi orang dewasa atau orang tau, hal itu di sebabkan faktor kematangan dan faktor belajar perkembangan emosi yang berbeda, anak memiliki jenis karakteristik, jenis emosi yang unik terlebih ketika adanya kesesuaian dengan ekspresi di luar beberapa perubahan fisik yang tampak dari ekspresi perasaanya.
Menurut Golemanada beberapa jenis emosi yang memang sering muncul pada diri anak, Pertama, amarah., Beringas., Mengamuk, benci, marah besar, jengkel, kesal hati terganggu, rasa pahit, berang, tersinggung, bermusuhan dan paling hebat yakni tindak kekerasan. Kedua, Kesedihan, Perih, Sedih, Muram, Melankolis, Mengasihani, diri, kesepian, Ditolak, Putus Asa, dan dapat menjadi depresi berat. Ketiga, Rasa Takut, Cemas, takut, Gugup, Khawtir, Was-was Perasaan takut sekali, Waspada, tidak tenang dan dapat menjadi phobia serta panik. Keempat, Kenikmatan InderawiTakjub, Terpesona, Terpenuhi, Kegirangan Luar biasa dan senang sekali Kelima, Cinta, Penerima, Persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat, bakti, Hormat, Kasih. Keenam, Terkejut, Takjub, Terpanah,. Ke Tujuh. Jengkel Hina Jijik, Muak Benci, Tidak Suka, Mau Muntah, Kedelapan, Malu, Rasa salah, Malu Hati, Kesal Hati, Sesal Hati, Hina, Aib, Dan Hati Hancur, Jenis emosi itu timbul sesuai dengan rangsangan yang di terima anak.

DAFTAR PUSTAKA
Santoso Soegeng, Pendidikan Anak Usia Dini, Jakarta:PT. Rineka Citra Pendidikan, 2004
Goleman Daniel, Emotional Intelligence, Jakarta:PT. Gramedia Pustaka Utama, Cetakan pertama, 1996

diambil pada 02-08-2013 dari http://andrilsindirila.wordpress.com/

{ 0 comments... read them below or add one }

Posting Komentar